Sabtu, 03 Maret 2012

Bangunan Sejarah Kota Cimahi dan Pariwisata

Kota Cimahi adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di sebelah barat Kota Bandung. Cimahi dahulu bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Pada tanggal 21 Juni 2001, Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom. Kota Cimahi terdiri atas 3 kecamatan, yang dibagi lagi atas 15 kelurahan. Karena Cimahi adalah pusat Pos dimana Banyak Para Belanda Menjaga para budak dalam pembuatan Jalan Anyer-Panarukan,beberapa Bangunan sejarah banyak didirikan di Wilayah Cimahi,salah satunya Dustira,dan Stasiun Cimahi
Dustira didirikan tahun 1883,tekstur asli dan lamanya bisa membuat gedung ini sebagai pariwisata,sementara Stasiun Cimahi hingga kini sudah nyaris hilang keasliannya, Stasiun Cimahi dibangun pada tahun 1884, dan awalnya ditujukan untuk kepentingan militer. Di dekat Stasiun Cimahi terdapat RS TNI AD Dustira.
melihat stasiun Cimhai diatap masih terdapat keaslian,berikut adalah bangunan sejarah yang terdapat di Cimahi Sejak Cimahi dikenal tahun 1811 banyak bangunan yang didirikan oleh Pemerintah Hindia - Belanda : 1. Loji atau Pos Penjagaan Dibangun bersamaan dengan pembangunan Jalan Anyer - Panarukan. Letaknya di Alun-alun Cimahi. Hingga kini menjadi Perpustakaan atau toko buku
2. Stasiun Kereta Api Dibangun bersamaan dengan pembangunan Jalan kereta antara Bandung - Cianjur pada tahun 1874 - 1893. Letaknya berada di sebelah utara dari Rumah sakit Dustira, bentuk bangunanya tak banyak perubahanan seperti ketika di dirikan pada jaman pemerintahan kolonial Belanda, sehingga stasiun Cimahi bisa dijadikan gambaran kejayaan perkeretaapian di masa lalu yang terlihat dari keotentikan bangunanya. Saat ini stasiun Cimahi kembali hidup dengan berhentinya beberapa kereta jurusan Bandung-Jakarta yang pada beberapa tahun yang lalu selalu berjalan langsung. Selain itu kereta jurusan Padalarang-Kediri juga berhenti disini untuk menaikan penumpang. KRD Padalarang-Cicalengka, KA lokal Bandung-Lampeugan, Cibatu-Purwakarta juga turut meramaikan turun naiknya penumpang di stasiun Cimahi. Stasiun Cimahi pun sekarang nampak lebih cantik dengan keberadaan taman di halaman depan dan pot-pot tanaman di beberapa bagian bangunan tersebut
3. Pusat Pendidikan Militer Bangunan- bangunan yang berdiri sejak tahun 1886 sebagai Pusat Pendidikan Militer sampai sekarang di Kota Cimahi.
4. Rumah Sakit Dustira Didirikan tahun 1887 dengan nama Milifaire Hospital dan tahun 1956 diberi nama Rumah Sakit Dustira. Letaknya di Jl. Rumah Sakit no 1 Cimahi
5. Gereja St. Ignatius Merupakan Gereja Katolik yang didirikan Pemerintahan Hindia - Belanda pada tahun 1908. Letaknya di Jl. Baros Cimahi
6. Gedung Sudirman Gedung yang pernah digunakan sebagai Gedung DPRD oleh Pemkot Cimahi. Letaknya di Jl. Gatot Subroto Cimahi. Letaknya di apit oleh jl.Gatot Subroto dan jl.Stasiun, gedung Sudirman ini dulu pernah disewakan untuk acara-acara pernikahan, bahkan pernah juga digunakan untuk latihan bulutangkis,sampai akhirnya digunakan sebagai gedung DPRD pada tahun 2001 seiring berubahnya status Cimahi dari sebuah kota administrif menjadi sebuah kota otonom. Namun sekarang gedung ini telah tidak digunakan lagi oleh DPRD, karena mereka telah mempunyai gedung baru di kawasan alun-alun. Bangunan gedung ini masih mencerminkan gaya lama meski telah dipoles ketika dijadikan sebagai gedung DPRD.
7. Penjara Poncol Bangunan Penjara Militer di Jl. Poncol Cimahi
8. Bioskop Rio TIni bukan Rio de jenerio nama sebuah kota di negara Brazil, ini adalah nama sebuah bioskop yang berada di kota Cimahi, tepatnya berada di jalan Ria. Namun saat ini bioskop itu sepertinya sudah tak beroperasi lagi. Bioskop rio adalah salah satu bangunan tua bersejarah (Heritage) yang ada di kota Cimahi, ini terlihat dari bentuk bangunan yang masih asli dan belum banyak pemugaran. Namun terakhir kali terlihat gedung ini nampak ditutup, sepertinya ada kegiatan renovasi, entah akan dijadikan apa gedung ini yang penting bangunan asli gedung itu tidak berubah, mengingat semakin langkanya bangunan-bangunan tua bersejarah yang ada di kota-kota Indonesia terletak di Jl. Ria (Rio) Alun-alun Cimahi
9. Abatoir atau Pejagalan kota Cimahi memang terkenal akan bangunan-bangunan tua bersejarah, salah satunya adalah Rumah Pemotongan Hewan yang berada di Ji.Sukimun Baros. RPH ini lebih dikenal masyarakat dengan nama RPH pajagalan, namun tempat pemotongan hewan seperti Sapi, kerbau dan lain-lain ini sudah lama tidak beroperasi, sehingga terlihat terbengkalai. Namun ada khabar bahwa RPH yang mempunyai luas sekitar 10.000 m2 ini akan direnovasi dan diaktifkan kembali oleh pemerintah kota Cimahi melalui bidang agribisnis Dinas Perekonomian dan Koperasi (Disperekop), sehingga warga yang telah lama menempati lokasi RPH harus meninggalkan tempat yang merupakan milik pemerintah Kota Cimahi tersebut. Keputusan mengaktifkan kembali RPH ini agar memudahkan kontrol terhadap peredaran daging di Kota Cimahi mengingat di lokasi RPH juga ada Pusat Kesehatan Hewan atau PUSKESWAN.Rumah Pemotongan Hewan yang terletak di Jalan Sukimun - Baros - Cimahi k
10. Rumah Gajah Mada Bangunan Rumah Tua yang terletak di Jl. Gajah Mada (samping Mesjid ABRI) Cimahi Bangunan yang berupa rumah tua ini berdiri tegak di jalan Gajah Mada, berada disamping Mesjid ABRI yang dulunya adalah sebuah lapangan basket yang banyak menyimpan kenangan buat orang-orang yang dulu pernah tinggal didaerah ini yang terkenal dengan nama Gama, akronim dari jl Gajah Mada. Rumah peninggalan jaman belanda ini pernah dijadikan tempat rental band, dan sekarang rumah ini di jadikan rumah kontrakan. Memang didaerah ini banyak berdiri rumah tua lainya, selain rumah tersebut. Di tengah perkembangan kota yang pesat, bangunan-bangunan tua yang mempunyai nilai sejarah seperti ini perlu di lestarikan, agar kita tak kehilangan jejak dengan sejarah masa lalu serta dapat menjadikannya sebagai objek wisata budaya dimasa mendatang.
11. Komplek Pemakaman Kerkhoff Komplek pemakaman peninggalan pemerintahan Hindia-Belanda yang terletak di Jalan Kerkhoff - Leuwigajah - Cimahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar